Kolesterol sudah menjadi musuh manusia. Padahal, zat ini besar manfaatnya untuk otak dan hati, serta jaringan saraf yang ada dalam tubuh manusia. Bahkan, kolesterol berperan dalam pembentukan hormon seks. Jadi, manusia memerlukannya di dalam proses biologi. Cuma tidak boleh pada jumlah yang terlalu banyak.
Ditilik dari sejarahnya, kolesterol memang memberi catatan buruk bagi dunia medis. Pada tahun 1908, para ahli telah menemukan bahwa hewan percobaan yang diberi makan daging, susu berlemak, dan telur secara berlebihan akan mengalami endapan lemak pada dinding arteri (saluran darah).
Pada akhir Perang Dunia II, para ahli riset di Skandinavia menemukan fakta bahwa kematian akibat penyakit jantung turun drastis selama peperangan. Hal tersebut disebabkan menurunnya konsumsi daging, susu, dan telur.
Pada tahun 1976, Badan Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa pengapuran jantung akibat kolesterol telah dialami seseorang sejak berusia 20 tahun. Pengapuran tersebut semakin menebal 3 persen setiap tahunnya.
Apakah kolesterol itu sebenarnya? Kolesterol merupakan produk khas hasil metabolisme hewan. Kolesterol hanya terdapat dalam makanan yang berasal dari hewan seperti daging, ikan, telur, susu, otak, dan jeroan. Dilihat dari struktur kimianya, kolesterol merupakan kelompok steroid, yaitu suatu zat yang termasuk ke dalam golongan lipid.Meskipun dianggap berbahaya, Kolesterol tetap dibutuhkan oleh tubuh. Manusia rata-rata membutuhkan 1.100 miligram kolesterol per hari untuk memelihara dinding sel dan fungsi fisiologis lain. Dari jumlah tersebut 25-40 persen (200-300 mg) secara normal berasal dari makanan dan selebihnya disintesis oleh tubuh.
Bila tubuh dalam keadaan sehat dan konsumsi makanan normal, tubuh cenderung mempertahankan keseimbangan kolesterol. Kolesterol yang diasup dan disintesis tubuh diubah menjadi jaringan, hormon, dan vitamin yang kemudian beredar ke dalam tubuh melalui darah.
Tampilkan postingan dengan label otak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label otak. Tampilkan semua postingan
Kolesterol Ditakuti, Tetapi Juga Dibutuhkan
00.17
free life
Kolesterol adalah salah satu bahan yang menjadi puncak utama kepada masalah peyakit jantung. Apabila kandungannya tinggi di dalam darah, ia berpotensi melekat pada dinding salur darah. Ini akan membuatkan salur darah mengecil dan akhirnya boleh tersumbat. Proses ini dikenali sebagai atherosclerosis. Sekiranya berlaku pada arteri yang ke jantung, kesannya adalah penyakit jantung.
Mendengar kata kolesterol, pikiran kita sebagian besar pasti terarah kepada penyakit pencabut nyawa seperti penyakit jantung, stroke, dan sebagainya. Opini tersebut semakin terbentuk oleh banyaknya iklan-iklan produk makanan yang memberi iming-iming “bebas kolesterol”.
Ekspose secara berlebihan tersebut, memberi kesan bahwa kolesterol merupakan musuh besar bagi kesehatan manusia. Benarkah kolesterol berbahaya?
Hal tersebut menyebabkan saluran darah menjadi lebih sempit, disebut sebagai aterosklerosis. Proses tersebut berlangsung sangat lama dan merupakan cikal-bakal penyakit stroke dan serangan jantung. Pada tahun 1913, beberapa ahli merumuskan bahwa endapan lemak tersebut adalah kolesterol.
Pada tahun 1916, Cornelius de Langen, seorang dokter asal Belanda yang ketika itu berkerja di Indonesia, menemukan bahwa jumlah penduduk asli Indonesia yang menderita sakit jantung lebih rendah dibanding orang Belanda yang tinggal di Indonesia.
Ia membuat spekulasi bahwa kandungan kolesterol yang rendah di kalangan orang Indonesia disebabkan pola makan yang lebih banyak mengandung unsur tumbuhan, ketimbang orang Belanda yang lebih menyukai daging dan makanan hewani lainnya.
Saat ini para ilmuwan menemukan fakta bahwa orang yang menderita sakit jantung, pada umumnya mempunyai kadar kolesterol yang lebih tinggi dibanding orang yang sehat.
Di negara-negara maju yang konsumsi kolesterolnya tinggi (seperti Amerika Serikat), penyakit jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian. Laporan American Heart Association (AHA) menyebutkan bahwa lebih dari 100 juta orang dewasa di AS mempunyai kadar kolesterol di atas rata-rata, dan 40 juta di antaranya mempunyai kadar kolesterol sangat tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan angka kematian akibat penyakit jantung dan stroke mencapai 500.000 orang setiap tahun.
Melihat fakta-fakta di atas, tidak heran, banyak orang mengidentikkan kolesterol sebagai sesuatu yang berbahaya bagi kesehatan manusia meskipun pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar. Tulisan ini akan memberikan informasi yang berimbang tentang dampak positif dan negatif kolesterol.
Terbentuk di dalam Tubuh
Pada manusia, Kolesterol dapat disintesis sendiri di dalam tubuh, yaitu di bagian hati, korteks, adrenal, kulit, usus, testis, lambung, otot, jaringan adiposa, dan otak. Sekitar 17 persen dari berat kering otak terdiri atas kolesterol. Dengan demikian, tanpa Kolesterol, struktur otak tidak mungkin terbentuk dengan sempurna.
Jika jumlah Kolesterol di dalam tubuh kurang, sintesis kolesterol di dalam hati dan usus meningkat untuk memenuhi kebutuhan jaringan dan organ lain. Sebaliknya, jika jumlah kolesterol di dalam makanan meningkat, sintesis kolesterol di dalam hati dan usus menurun.
Meskipun tubuh dapat mensintesis kebutuhan kolesterol, kolesterol yang berasal dari makanan memegang peran penting karena merupakan sterol utama di dalam tubuh manusia, serta komponen permukaan sel dan membran intraselular.
Penelitian pada tikus menunjukkan, jika hanya terdapat 0,05 persen kolesterol dalam makanan, 70-80 persen kolesterol tubuh akan disintesis di hati, usus halus, dan kelenjar adrenal. Jika kandungan kolesterol dalam makanan naik menjadi 2 persen, biosintesis kolsterol di dalam tubuh menurun menjadi 10-30 persen.
Kolesterol dibutuhkan tubuh antara lain dalam sintesis asam empedu yang diperlukan untuk proses pencernaan lemak atau minyak, sintesis vitamin D, dan sebagai komponen membran sel. Kolesterol mempunyai peran sangat penting dalam tubuh karena tidak hanya pembentuk membran sel, tetapi juga pelopor biosintesis umum lain, termasuk hormon seks dan asam empedu.
Kolesterol merupakan prekursor dari pengeluaran asam empedu yang disintesis dalam hati dan berfungsi untuk menyerap trigliserida (triasilogliserol) dan vitamin larut lemak dari makanan, serta sebagai prekursor dari hormon steorid, estrogen, dan testoteron.
Peran lain kolesterol, yaitu membantu sel saraf menjalankan fungsinya. Bila tanpa kolesterol, koordinasi gerak tubuh dan kemampuan berbicara akan terganggu.
Jenis Kolesterol
Kolesterol tidak dapat larut dalam darah. Agar dapat diangkut dalam aliran darah, kolesterol bersama lemak-lemak lain (trigliserida dan fosfolipid) harus berikatan dengan protein untuk membentuk senyawa yang larut, yaitu lipoprotein.
Kilomikron merupakan lipoprotein yang mengangkut lemak menuju ke hati. Dalam hati, ikatan lemak tersebut akan diuraikan, sehingga terbentuk kembali unsur lemak. Asam lemak yang terbentuk akan dipakai sebagai sumber energi atau bila jumlahnya berlebih akan disimpan dalam jaringan lemak.
Bila asupan kolesterol tidak mencukupi, sel hati akan memproduksinya. Dari hati, kolesterol diangkut oleh lipoprotein yang bernama LDL (low density lipoprotein) untuk dibawa ke sel-sel tubuh yang memerlukannya, termasuk ke sel otot jantung, otak, dan lain-lain agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Kelebihan kolesterol akan diangkut kembali oleh lipoprotein yang disebut HDL (high density lipoprotein) untuk dibawa ke hati yang selanjutnya akan diuraikan dan dibuang ke dalam kantung empedu sebagai asam empedu.
LDL mengandung lebih banyak lemak daripada HDL, sehingga ia akan mengambang di dalam darah. Protein utama yang membentuk LDL adalah Apo-B (apolipoprotein-B). LDL dianggap sebagai lemak jahat karena dapat menyebabkan penempelan kolesterol di dinding pembuluh darah.
LDL merupakan pembawa kolesterol terbanyak, yaitu sekitar 60 persen dari kolesterol total plasma. Meskipun sering disebut sebagai kolesterol jahat, LDL mempunyai peran penting, yaitu membawa sterol ke jaringan perifer dan digunakan untuk konstruksi membran atau untuk pembentukan hormon steroid.
HDL adalah partikel lipoprotein yang padat dan kecil, disintetis dalam hati maupun usus. HDL sering disebut sebagai lemak baik karena dalam operasinya ia membersihkan kelebihan kolesterol dari dinding pembuluh darah dengan mengangkutnya kembali ke hati. Hal tersebut diduga merupakan mekanisme utama HDL dalam melindungi pembuluh darah terhadap terjadinya aterosklerosis.
Lemak baik ini dapat menghilangkan kolesterol dari sel busa pada luka ateroklerosis atau melindungi LDL dari modifikasi oksidasi. Rendahnya kadar HDL di dalam plasma akan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Protein utama yang membentuk HDL adalah Apo-A (apolipoprotein).
HDL ini mempunyai kandungan lemak lebih sedikit dan kepadatan tinggi atau lebih berat.
Anak Berjiwa Entrepreneur, Didikan Sejak Kecil
19.51
free life
Anak yang Memiliki jiwa entrepreneur akan tumbuh menjadi anak yang lebih mandiri dan tidak tergantung pada orang lain, mampu berpikir kreatif dan inovatif, serta lebih menghargai uang dan barang.
Tak mudah untuk memiliki mental seorang entrepreneur. Memiliki jiwa entrepreneur berarti mendorong adanya mental yang mandiri, kreatif, inovatif, bertanggung jawab, dan tak mudah menyerah seperti layaknya seorang wirausaha ketika memulai usahanya dari bawah. Alangkah baiknya jika sifat-sifat ini telah ditanamkan pada anak sejak dini, untuk membantu mereka sukses menjalani seluruh kehidupannya.“Bagi saya entepreneur itu bukan sekadar seseorang yang berwirausaha, tapi lebih kepada sifat dan mental seseorang yang kreatif dan mandiri,” ungkap psikolog Tika Bisono kepada Kompas Female, saat acara SWOMA (Sekar Womenpreneur Award) di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Orang dewasa saja belum tentu memiliki sifat entrepreneur karena berbagai alasan. Maka tak ada salahnya mendidik anak-anak sejak kecil untuk menerapkan sifat-sifat tersebut dalam hidup sehari-hari. “Sebaiknya dilatih sejak anak usia TK, karena dalam tahap ini otak mereka lebih cepat menyerap informasi dan meniru semua perbuatan orangtuanya karena rasa ingin tahunya yang besar,” tukasnya.
Memiliki jiwa entrepreneur akan membuat anak tumbuh menjadi anak yang lebih mandiri dan tidak tergantung pada orang lain, mampu berpikir kreatif dan inovatif, serta lebih menghargai uang dan barang. Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk mendidik anak agar punya jiwa entrepreneur ini, salah satunya adalah mengenalkan uang pada anak sejak dini.
“Salah jika ada yang berpikiran untuk menunggu sampai anak besar baru dikenalkan pada uang. Justru kenalkan anak nilai dan nominal uang sejak kecil, agar mereka bisa tahu bahwa untuk mendapatkan uang butuh perjuangan. Namun yang harus diperhatikan adalah cara yang digunakan haruslah sesuai dengan usia si anak,” beber Tika lagi.
Orangtua bisa memberi contoh kepada anak untuk menabung, atau mengajak anak berbelanja dan mengenalkannya dengan harga-harga. Menurut Tika ketika anak-anak sudah kenal uang dan perjuangan untuk mencari uang, mereka akan lebih berhati-hati ketika meminta sesuatu pada orangtuanya.
Selain itu, biasakan juga untuk mengajarkan anak menabung uang sakunya sendiri. Hal ini bertujuan untuk membiasakan anak hidup hemat. Sifat hidup hemat yang ditanamkan sejak kecil akan berdampak baik sampai ia dewasa.
Anda sebagai orangtua sebaiknya juga tidak terlalu memanjakan anak dengan selalu menuruti semua keinginannya. Didik anak untuk mandiri dan tidak terlalu sering merajuk. Boleh-boleh saja sesekali menuruti permintaannya, namun jangan terlalu mudah terbujuk rengekan atau tangisannya ketika meminta sebuah barang.
“Ajarkan ia untuk bersabar ketika meminta sesuatu, atau minta saja dia menabung uang jajannya sendiri untuk membeli mainan tersebut. Beri pengertian kepadanya bahwa untuk mendapatkan mainan butuh uang dan harus ditabung terlebih dulu. Karena menurut penelitian, anak yang mampu meredam keinginannya dan bersabar ternyata lebih pintar dari anak yang tidak biasa bersabar,” pungkas Tika.
Mengajarkan anak untuk bersabar sekaligus akan melatih kemandirian dan tanggung jawabnya untuk mampu mengendalikan diri serta emosionalnya.
sumber : Anak Berjiwa Entrepreneur, Didikan Sejak Kecil
Posted in
anak,
dewasa,
entepreneur,
mandiri,
menabung,
mencari uang,
mendidik anak,
orangtua,
otak,
perjuangan,
sukses,
usia,
wirausaha
Anak Dan Asupan Gizinya
19.32
free life
Menurut William, orangtua perlu menyadari pentingnya asupan gizi untuk mendukung pertumbuhan fisik dan otak anak-anak. “Sadar gizi perlu, tapi jika memang tidak mengerti dengan detail tentang nilai gizi, yang paling penting adalah mereka sudah memenuhi kebutuhan gizi seimbang untuk anak,” tukasnya.
Gizi seimbang untuk anak meliputi aneka jenis makanan yang beragam, berwarna, dan berimbang, mulai dari keseimbangan asupan protein, karbohidrat, mineral, dan vitamin lainnya. “Setidaknya jika kebutuhan asupan gizinya terpenuhi, Anda sudah mendukung pertumbuhannya,” bebernya.
Pemberian asupan makanan yang bergizi dalam masa pertumbuhan anak ini memang tak mudah untuk dilakukan, karena anak biasanya kurang suka menyantap makanan yang sehat. Di sinilah kreativitas orangtua sangat diperlukan. “Buatkan saja berbagai makanan yang dengan bentuk yang kreatif dan dan lucu, agar mereka tertarik untuk makan,” tambahnya.
Jika anak berada di rumah, makanan yang disantap pasti bisa dikontrol orangtua. Namun bagaimana Anda dapat mengontrol makanan yang disantap anak saat mereka di sekolah? Seperti diketahui belum tentu semua makanan di kantin sekolah memenuhi kandungan gizi yang dibutuhkan anak. “Agak sulit memang mengontrol makanan di luar rumah, namun agar kandungan gizi dalam makanan anak tetap terjaga, bawakan saja bekal dari rumah,” ungkapnya.
Sampai saat ini belum semua sekolah memberikan menu makanan di kantin yang memenuhi standar gizi. Repotnya, pemerintah nampaknya juga kurang menaruh perhatian pada masalah ini. “Di Amerika, Ibu Michelle Obama sempat memanggil chef di sana untuk berkreasi dan menciptakan makanan untuk kantin sekolah yang memenuhi standar gizi anak. Sayangnya pemerintah Indonesia terlalu sibuk untuk mengurusi masalah makanan dan gizi. Padahal makanan dan gizi adalah urusan paling mendasar bagi manusia,” ujarnya.
Anak biasanya kurang suka menyantap makanan yang sehat. Di sinilah kreativitas orangtua sangat diperlukan. “Buatkan saja berbagai makanan yang dengan bentuk yang kreatif dan dan lucu, agar anak tertarik untuk makan,”
sumber : Anak Dan Asupan Gizinya
Posted in
anak,
citarasa,
gizi anak,
gizi makanan,
kandungan gizi,
kreativitas,
kuliner,
lucu,
michelle obama,
orangtua,
otak,
perhatian,
rumah,
sehat,
tanggung jawab
Teh Juga Baik Untuk Sel Otak
21.58
free life
Teh ternyata tak hanya baik dalam menjaga kesehatan pembuluh darah Anda. Para ahli dari Singapura baru-baru ini melaporkan bahwa minuman dari pucuk daun alami ini juga sangat bermanfaat bagi otak yakni dapat memperlambat proses degenerasi sel-sel serta menjaga pikiran Anda tetap tajam menjelang usia senja.
Professor Ng Tze Pin dari Departemen Kedokteran Psikologi Universitas Nasional Singapura, seperti dilaporkan The Sunday Times telah merampungkan penelitian selama empat tahun untuk mengungkap manfaat dan kebaikan Teh bagi otak.
¨Setiap jenis Teh dapat memberikan manfaat. Teh itu murah, tidak beracun dan dikonsumsi secara luas,” ungkap Ng .
Bersama timnya, Ng menemukan bahwa senyawa alami dalam Teh yang disebut catechins, dapat melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat akumulasi protein yang berlangsung selama bertahun-tahun. Dampak proteksi yang dihasilkan dari kebisaaan meminum Teh ini diyakini mampu memelihara kemampuan kognitif otak.
Peneliti menambahkan , kandungan kafein dalam Teh, tidak seperti dalam kopi, mengandung sejenis protein alami yang disebut theanine. Zat in dapat meredam efek samping yang normal dari kafein seperti peningkatan tensi darah, sakit kepala dan kelelahan.
Degenerasi sel-sel otak, yang disebabkan oleh kombinasi hilangnya sel-sel syaraf, predisposisi gen-gen, stroke ringan dan meningkatnya kadar protein yang merugikan, seringkali mengakibatkan timbulnya penyakit kepikunan atau demensia.
Untuk sampai pada kesimpulan, para peneliti menggelar riset dengan cara memantau kebiasaan meminum Teh sekitar 2.501 partisipan keturunan China berusia 55 tahun. Riset ini digelar mulai September 2003 hingga Desember 2005.
Dalam riset ini, kesehatan partisipan, rentang perhatian, penggunaan bahasa, penglihatan dan and kemampuan spasial dipantau. Konsumsi teh mereka juga terus dimonitor.
Dari data penelitian terungkap, sekitar 38 persen partisipan tidak meminum teh. Sekitar 29 persen lainnya hanya meminum sejenis teh sedangkan sisanya mengonsumsi teh dengan berbagai jenis.
Di hasil riset terungkap bahwa dua pertiga peminum teh mampu mempertahankan skor atau nilai mereka dalam dua kali tes daya ingat dalam selang dua tahun. Di antara partisipan yang tak meminum teh, 35 persen menunjukkan penurunan nilai atau skor dengan rata-rata sekitat dua poin. Penurunan ini menurut peneliti merupakan tanda signifikan dari memburuknya kemampua kognitif.
Menurut peneliti, Teh adalah salah satu faktor pembeda yang membuat sel-sel otak tetap aktif dan bertenaga.
Meminum Teh, tanpa didukung kebiasaan sehat lainnya, sebenarnya tidak akan mendatangkan manfaat . “Ini berarti Anda harus memiliki kebiasaan yang sehat sepanjang hidup dan diet yang seimbang,” Ungkap Ng.
Sumber : teh juga baik untuk sel otakhttp://artinya.info/2011/12/teh-juga-baik-untuk-sel-otak.html
Posted in
catechins,
data penelitian,
kafein,
kedokteran,
otak,
penyakit,
riset,
sel sel,
sel syaraf,
teh
Langganan:
Postingan (Atom)

